selamat datang di wawan-aguskurniawan.blogspot.com

Friday, November 2, 2007

Manajemen Diri

Pengalaman merupakan guru yang terbaik. Begitulah yang di tuturkan oleh orang-orang bijak tatkala menuturkan pengalaman-pengalaman hidup mereka kepada kita agar kita dapat belajar mengambil manfaat dari pengalaman hidup. Orang-orang pada peradapan lain telah berlomba untuk menganalisis serta mempelajari jiwa manusia sementara kita yang sebenarnya telah memilki peradapan dari langit meninggalkan petunjuk Tuhan kita.

Mereka (orang-orang barat) dapat memanajemen diri meraka dan sering kali meraka sukses dalam beberapa hal padahal mereka sama sekali tidak mendapatkan bimbingan wahyu.
Sedangkan kita, yang dihadapan kita ada wahyu sering kali mengalami kegagalan, karena kita tidak mau menjadikan wahyu sebagai penunutun dan petunjuk jalan kita.

Diri adalah kemampuan diri untuk mengenal potensi serta menggunakan secara baik dan benar (proposional).
Manajeman merupakan aktifitas usaha untuk mewujudkan tujuan dengan cara:
1. Menggunakan segenap sarana serta alat-alat yang ada.
2. Proses serta usaha yang optimal.

Maka manajemen diri yaitu kemampuan seeorang untuk membimbing perasaannya, pemikirannya serta potensinya menuju pada tujuan yang ingin di wujudkan.
Dan menurut para ahli sosiologi ada sepuluh poin yang harus dilakukan oleh seseorang untuk mencapai kesuksesan dalam memanajemen diri serta memahami pribadinya, yaitu:

1. Tujuan yang jelas.
Fokuskan semua upaya pada tujuan anda. Dan ketahuilah bahwa tujuan yang jelas harus memiliki kriteria sebagai berikut:
a) Penjelasan yang rinci pada setiap detil tujuan.
b) Fokus pada berapa, bagaimana, dan kapan.
c) Realistis, tidak khayal atau hanya asal aja.

2. Berpikir serius dalam menetukan tujuan.
Anda harus terus menerus berpikir dengan baik dan benar tentang tujuan anda.

3. Mengambil teladan yang sesuai.
teladan adalah jalan kehidupan yang telah berlangsung sebelum anda, dan di situ sarat dengan berbagai macam pengalaman kesuksesan hidup, cara pencapaiannya, serta indikasi-indikasinya.

4. Percaya pada diri sendiri.
Menganal diri sediri adalah energi untuk membangkitkan percaya diri.

5. Berpikir secara positif, rasional dan realistis.
Yang memilii lima indikator:
a) Realistis d) Penuh pertimbangan dan perhitungan
b) Positif e) Kreatif dan inovatif
c) Logis
Ketika berpikir kreatif waspada pada:
a) bisikan negatif atau sikap pesimis dari dalam diri sendiri.
b) Pernyataan-pernyataan orang lai yang menghambat ide-ide inovatif.

6. Perencanaan.
Unsur-unsur perencanaan ang di perlukan:
a) Tujuan dari perencanaan itu sendiri.
b) Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan rencana.
c) Pihak-pihak yang terkait dengan rencana itu.
d) Proses pelaksanaan.
e) Proses monitoring atau pengawasan.

7. Belajar.
Dan sekarang agar anda dapat lebih baik lagi dalam upaya menerapkan manajemen diri, maka anda harus bersikap profesional, dan untuk itu anda harus terus belajar dan belajar.

8. Sabar dan tegar.
Dalam perjalanan anda menapaki bahtera hidup yang luas ini, kapal anda merupakan bagian dari iman ansa adalah sabar.

9. Konsisten dan bekerja keras.
Jika anda tidak menginginkan detakan jantung and berhenti di tengah perjalan anda menuju kesuksesan, maka anda harus menjaga konsistensi diri, kalau tidak, maka anda akan masuk perut ikan!!!

10. Kemampuan menggunakan waktu dengan baik dalam mencari sesuatu yang diinginkan.
Lima pilar kebahagiaan:
a) menjinakkan harimau kertas.
b) Mulailah dengan yang lebih penting.
c) Relaksasi.
d) Ubahlah cara kerja.
e) Salurkan hobimu.

No comments:

Post a Comment